Ujung Tombak Biro Perjalanan Wisata Sukses

PERSYARATAN PEMIMPIN PERJALANAN WISATA

(TOUR LEADER QUALIFICATIONS)

 

  1. Pengertian Pemimpin Perjalanan Wisata (Tour Leader)

Menurut Surat Keputusan Mentri Perhubungan Nomor KM. 73/KP. 103/PHB-80 pemimpin perjalanan waisata adalah pegawai biro perjalanan yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan untuk mengurus dan memimpin perjalanan rombongan wisata wan.

Dalam definisi ini ditekankan 3 (tiga) hal yaitu :

  1. Pemimpin Perjalanan Wisata adalah pegawai biro perjalanan,
  2. Mempunyai pengetahuan dan keterampilan,
  3. Mengurus perjalanan rombongan wisatawan.

Didalam kepustakaan pariwisata pemimpin pariwisata dikenal dengan dua istilah yang mempunyai pengertian yang sama atau dapat disamakan fungsi dan tugasnya.

Istilah pertama adalah apa yang kita kenal dengan istilah “Tour Leader” yang dalam bahasa Inggris oleh Armin D. Lehmann dalam bukunya Travel and Tourism dijelaskan sebagai berikut : “Tour leader is a courier or peroffessional travel escort; someone with special qualification to conduct a travel group”. 

Dalam hal ini istilah “Tour Leader” diartikan sebagai seorang utusan atau pengiring yang mempunyai keahlian profesional dalam perjalanan wisata. Untuk dapat menjadi seorang “Tour Leader” ia harus memiliki persyaratan khusus untuk dapat memimpin suatu rombongan wisatawan. 

Istilah kedua yang dikenal dalam kepustakaan pariwisata tentang Pemimpin Perjalanan Wisata ialah “Tour Conductor” yang oleh Armin D. Lehmann dijelaskan sebagai berikut : “Tour Conductor is a professional travel escort”. Disini tour conductor juga diartikan sebagai seorang utusan yang ahli dan profes sional dalam perjalanan wisata.

Istilah lain yang juga sering disamakan dengan Pemimpin Perjalanan Wisata adalah apa yang disebut dengan istilah “Tour Manager”.

Menurut Armin D. Lehmann istilah ini disebut diterangkan kalimat seperti di bawah ini :

“Tour Manager is a proffessional tour excort hired to conduct a prepaid tour from beginning to end”.

Di dalam beberapa buku pariwisata di luar negeri kita jumpai pula istilah “Tour Director” yang artinya identik dengan penger tian “Tour Manager” tersebut di atas.

Dari uraian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian Pemimpin Perjalanan Wisata dapat diberi batasan sebagai berikut :

“Pemimpin Perjalanan Wisata ialah seseorang yang ditugaskan untuk memimpin suatu perjalanan wisata bagi suatu rombongan wisatawan pada suatu Daerah Tujuan Wisata tertentu, semenjak mulai berangkat sampai kembali pulang ke tempat asal semula”.

Kalau diartikan menurut asal asal-usul kata (etimologi) perkataan Pemimpin Wisata terdiri dari 2 (dua) kata yaitu Pemimpin dan Perjalanan Wisata. Pemimpin berarti seseorang yang mempunyai kedudukan sebagai pimpinan suatu Lembaga, Organisasi dan sebagainya, yang kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sama atau sinonim dengan Leader, sedangkan kata Perjalanan Wisata adalah kegiatan yang dilakukan baik perseorangan maupun rombongan untuk mengunjungi obyek-obyek yang menarik, berekreasi atau lazimnya dilakukan oleh wisatawan yang kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sama atau sinonim dengan Tour and Travel. Karena itu menurut pengertian asal-usul kata, Pemimpin Perjalanan Wisata dapat diartikan menjasdi Tour & Travel Leader atau singkatnya Tour Leader.

  1. Peran Penting Pemimpin Perjalanan Wisata

Sebagaimana dijelaskan di atas, Pemimpin Perjalanan Wisata adalah merupakan karyawan biro perjalanan. Memang dalam perkembangan Industri Pariwisata modern kegiatan Pemimpin Perjalanan Wisata tidak berdiri sendiri karena operasi kegiatan-nya tergantung kepada aktivitas suatu biro perjalanan.

Pemimpin Perjalanan Wisata atau Tour Leader ini sama dengan Tour Condudtor, dan biasanya adalah seorang Pramuwisata Senior yang telah berpengalaman dan tidak jarang pula menjadi pimpinan atau mendirikan suatu biro perjalanan.

 Seseorang yang diberi tugas untuk mengurus suatu rombongan wisatawan pada suatu Daerah Tujuan Wisata tertentu seyogiayanyalah ia seorang karyawan dari suatu biro perjalanan umum. Namun demikian dalam praktek tidak selalu seorang pemimpin perjalanan wisata itu merupakan pegawai atau karyawan suatu biro perjalanan umum, tetapi dapat saja seseorang yang dapat dipercaya (karena pengalaman dan keahliannya) untuk memimpin suatu perjalanan wisata.

Yang harus diperhatikan di sini ialah baik ia karyawan atau tidak dari suatu biro perjalanan umum, seorang pemimpin perjalanan wisata yang bertugas membawa suatu rombongan wisatawan, dalam melakukan tugasnya ia selalu bertindak atas nama dan mewakili biro perjalanan umum yang menugaskannya.

Di mata para wisatawan yang dibawanya, ia tidak lain adalah orang yang bertanggung jawab terhadap kelancaran suatu perjalanan wisata yang sudah direncanakan. Karena itu kedudukan seorang pemimpin perjalanan wisata tidak lain mewakili biro perjalanan umum yang telah memberi tugasnya. Di dalam operasional suatu biro perjalanan umum, seorang pemimpin Perjalanan Wisata selalu taktis dibawah Bagian Perjalanan Wisata (Tour Division) yang biasanya dikepalai oleh seorang Manager Perjalanan Wisata (Tour Manager).

Dalam hal seorang Pemimpin Perjalanan Wisata bukan karyawan suatu biro perjalanan umum, maka orang yang ditunjuk sebagai Pemimpin Perjalanan Wisata berada di bawah koordinasi Manager Perjalanan Wisata, kepada siapa ia harus bertanggung jawab.

Jadi jelaslah bagi kita bahwa fungsi dan kedudukan seorang pemimpin perjalanan wisata tidak lain adalah mewakili kepentingan biro perjalanan umum yang menunjuk dan mempercayainya.

Segala tingkah lakunya, tindak tanduknya, tiap kebijaksanaan yang diambilnya adalah atas nama biro perjalanan umum yang diwakilinya tadi.

  1. Tugas Pemimpin Perjalanan Wisata

  1. Memimpin dan mengurus Perjalanan rombongan Wisatawan,
  2. Memeberi petunjuk-petunjuk dan penjelasan yang diperlukan mengenai tugas yang akan dihadapi oleh pramuwisata dan pengemudi,
  3. Membantu pramuwisata apabila ada hambatan, terutama dalam waktu perjalanan wisatawan sedang berlangsung,
  4. Selalu hadir / berada dengan rombongan baik yang baru tiba maupun yang akan berangkat,
  5. Membantu dan member saran kepada bagian tour dalam membantu penyusunan paket wisata (Package Tour) yang bermutu,
  6. Membina hubungan kerja yang baik dengan rekan-rekan sejawat dan rekanan yang diperlukan untuk kelancaran tugasnya,
  7. Memberi laporan pelaksanaan tour setelah selesai menjalankan tugas kepada pimpinan langsung atau tour operation manager.

You are cordially invited to also click and visit  the following:

(01) – https://lnkd.in/f8GX3he 

=> Tourism Business Tutorial

(02) – https://lnkd.in/fkS9u_Y 

=> Digital Travel Agent Training

(03) – https://lnkd.in/fqYEb2w 

=> Tourism Business Competency Training

OTHER RESOURCES:

The most important thing is just to get started.

Mohon Maaf, 

Sangat disayangkan,  sampai di sini Anda, sebagai Tamu Gratis, baru membaca 0.01% dari keseluruhan materi yang disajikan.

Silakan klik SITEMAP ini dan / atau OTHER RELATED SITEMAP  yang berisi  kumpulan file materi bimbel / tutorial lengkap yang ada pada masing-masing website. Sitemap diperlukan agar Anda bisa mengetahui isi (contents) semua materi tutorial di sana.

Image result for noersal images

Sorry, as a free guest, you have just read 0.01% of the presented materials herein!

You need a paid subscription, however, to become a Premium Member enabling you to view each detailed  (full text) lesson. 

As a Premium Member, you can login now, otherwise, please register first [premium]

Download Materi Lanjutan >>

======================================================================

SILAKAN KLIK [ORDER]  SEKARANG JUGA,

MUMPUNG MASIH PROMOSI

Biaya per 6 bulan Hanya Rp. 300.000,– / peserta,

Biaya per tahun hanya  Rp. 500.000,– / peserta. 

SILAKAN KLIK [ORDER]  SEKARANG JUGA,

Read More-

====================================================================

© Designed by Drs. Noersal Samad. MA

Pencarian dari Google: